Leverage

Di Forex, trader atau investor menggunakan leverage untuk memperoleh profit dari fluktuasi nilai tukar mata uang antara dua mata uang yang berbeda. Hal ini memungkinkan trader atau investor untuk mengontrol aset yang lebih besar dengan pembayaran awal yang lebih kecil dan meminjam sisa modalnya. Contoh terbaik dari mendemonstrasikan leverage adalah dengan membeli aset seperti mobil atau rumah. Seseorang mungkin dapat memiliki sebuah BMW dengan uang muka sekitar $15.000 bukannya $80.000; yang dapat dilakukan jika bank setuju dengan leverage wajar yang ditawarkan – sehingga hal ini menjelaskan definisi leverage.

Setelah seorang investor membuka sebuah akun dengan pialang, dia akan diharuskan untuk memutuskan leverage pilihannya untuk akun yang bersangkutan. Opsi leverage yang biasanya tersedia yaitu mulai dari 50:1, 100:1, 200:1, hingga 1000:1. Jika seorang investor / trader memilih 100:1 sebagai leverage pilihannya, ini berarti bahwa akunnya akan mempunyai kemampuan untuk melakukan trading hingga $100.000 dari mata uang dengan marjin sebesar $1000 (1%).

Meskipun kemampuan untuk mendapatkan profit besar dengan menggunakan leverage itu penting atau mungkin, leverage sesungguhnya bekerja sebagai pedang bermata dua yang mungkin membawa kerusakan bagi trader. Sebagai contoh, jika trader melakukan kesalahan trading dengan men-trading-kan mata uang yang seharusnya akan naik, sementara saat ini mata uang tersebut menuju ke arah yang berlawanan dengan trader. Leverage akan sangat menambah potensi kerugian. Untuk mencegah bencana seperti itu terjadi, semua trader disarankan untuk memilih kisaran leverage yang sesuai dengan risiko maksimum mereka dan harus mengimplementasikan gaya trading wajib yang meliputi penggunaan STOP LOSS dan Limit Order.

leverage